Tuesday, February 1, 2011

Sistem Pendingin Mesin Mobil

Sistem Pendingin Mesin


Sistem pendingin mesin sudah diisi di pabrik dengan cairan pendingin berkualitas tinggi yang akan bekerja terus-menerus. Air radiator berkualitas tinggi ini mengandung larutan khusus yang membantu fungsi antikorosi dan anti- beku. Oleh karena itu, penambahan zat aditif sistem pendingin tidak diperlukan.

Pada saat menambah atau mengganti air radiator, pastikan Anda hanya memakai Genuine Coolant
(L2N) karena L2N adalah cairan yang sudah dicampur (rasio campuran 50%) atau yang setara kualitasnya dengan rasio campuran yang tepat.

Pemakaian air radiator jenis lain dapat merusak sistem pendingin Anda. Radiator dilengkapi dengan tutup radiator. Bila tutup radiator perlu diganti, gunakan tutup radiator yang asli.
Jangan membuka tutup radiator bila mesin panas. Cairan bertekanan tinggi yang keluar dari radiator dapat menyebabkan luka bakar yang parah. Tunggu sampai mesin dan radiator dingin.
Air radiator adalah zat beracun dan harus disimpan dengan hati-hati dalam tempat penampung bertanda serta dijauhkan dari jangkauan anak-anak.

MEMERIKSA KETINGGIAN AIR RADIATOR

Periksa ketinggian air radiator dalam tangki reservoir bila mesin dalam keadaan dingin. Jika ketinggian air di bawah MIN, tambahkan air sampai batas MAX. Jika tangki reservoir kosong, periksalah ketinggian air dalam radiator ketika mesin dalam keadaan dingin. Jika air dalam radiator tidak cukup, isilah radiator dengan Coolant atau yang setara sampai air penuh pada lubang pengisian dan juga tambahkan air pada tangki reservoir sampai batas MAX.

Jika air radiator sering berkurang, periksakan sistem pendingin pada dealer mobil Anda. Perbaikan besar pada sistem pendingin mesin harus dilakukan oleh dealer Anda.
Perbaikan yang tidak tepat dapat menyebabkan pemanas berfungsi kurang baik dan mesin terlalu panas.

Sumber: familycar

No comments:

Post a Comment